Sedikit latar belakang, blog ini dirancang untuk diisi dengan fenomena-fenomena alam sekitar kita yang memiliki arti. Jadi, setiap tulisan disini berdasar pada kenyataan, pada hal-hal yang bersifat bendawi bahkan dapat dibuktikan secara scientific, keilmuan. Bukan kalimat-kalimat filsafat yang berdasarkan pada logika akal pikiran semata.
Tulisan yang ada di BukuMerah adalah hasil catatan sendiri, bukan milik orang lain. Atau setidaknya pengembangan dari tulisan filsuf pendahulu.
Blog ini dimaksudkan agar kita terus diasah untuk menangkap tanda-tanda alam, yang mana itu adalah tanda-tanda dari Tuhan. Supaya kita bisa terus hidup dengan kesadaran penuh, dan tidak membiarkan waktu berlalu dengan hambar dan begitu-begitu saja. Hidup dengan kebijaksanaan alam raya.
Demi kewarasan kita bersama.
“Bukan kalimat-kalimat filsafat yang berdasarkan pada logika akal pikiran semata” ===> gw ga ngerti maksudnya apa. bukankah hal-hal yang bersifat nyata itu memang dicerna dengan akal pikiran? dan bukankah fenomena-fenomena yang harus dibuktikan dengan ilmiah itu adalah semata filosofi?
Maksudnya tulisan yang berdasarkan fenomena alam ataupun hukum alam yang telah diketahui. ‘Seperti bumi mengelilingi matahari’. Bukan seperti filsafat plato yang kurang-lebih berbunyi ‘dunia ini adalah cerminan dari ‘dunia idea’ yang ada entah dimana’, itu kan bukan fenomena alam, tapi dari hasil olah logika. begitu bung.